Monday, May 3, 2010

Home » » BUDIDAYA TANAMAN CAISIN

BUDIDAYA TANAMAN CAISIN

Monday, May 3, 2010

Nama Latin: Brasica rapa cv. caisin
Nama Inggris: Caisin
Famili : BRASSICACEAE
1. Cultivar
A Tosakan, Regency
2. Persemaian



Rumah Bibit (Tergantung dari kondisi cuaca, jika curah
hujan tinggi dan suhu tinggi maka perlu naungan)
�� Rumah bibit dibuat dari bambu, dengan atap
plastic polietilen, lebar 1,5 meter. Tinggi bagian
depan 1,3 meter dan bagian belakang 1 meter dan
panjang sesuai dengan keperluan. Panjang
bedengan 1-3 meter tergantung kebutuhan bibit
yang akan ditanam. Bedengan pembibitan dibuat
pada lahan berukuran 80-120 cm.
Alat Persemaian
�� Sama seperti komoditas lain
Penyemaian Benih
�� Dua minggu sebelum tabur benih, bedengan
pembibitan ditaburi dengan 2 kg pupuk kandang
yang telah ditambahkan dengan 20 gr urea, 10 gr
TSP, 7,5 gr KCl.
�� Benih ditabur pada permukaan bedengan
pembibitan, selanjutnya benih ditutupi dengan
tanah halus setebal 1-2 cm.
�� Lakukan perawatan dengan penyiraman
menggunakan sprayer.
�� Benih yang baik akan tumbuh setelah 3-5 hari.
Transplanting
�� Isi panel semai dengan media semai sampai penuh
dan basahi dengan air.
�� Benih yang sudah berdaun 2-3 helai (2-3 minggu
setelah biji disemaikan) tanaman dapat
dipindahkan ke panel semai dengan satu benih
untuk setiap lubang tanam.
�� Simpan panel semai di dalam rumah bibit sampai
siap tanam (3-4 minggu)
3. Pengolahan lahan
�� Tanah dicangkul dan dibuat bedeng berukuran 120
cm dan panjang sesuai dengan ukuran petak
tanah, tinggi bedeng 20-30 cm, jarak antar bedeng
30 cm.
�� Diatas bedengan taburi dengan pupuk kandang 10
ton/ha dan kapur (bila tanah terlalu masam 0,75-
1,23 ton/ha pada pH 5,9-6) kemudian diaduk
dengan tanah sampai rata.
�� Taburi pupuk dasar dan campurkan dengan
tanah.
�� Rapikan kembali bedengan.
4. Penanaman
�� Jarak tanam yang dipakai adalah double row (2
baris tanaman) per bedeng dengan jarak tanam
40×40 cm atau 20×20 cm (caisin putih dan caisin
hijau- 1 bedeng caisin putih 3 baris dan 1 bedeng
caisin hijau 5 baris).
�� Penanaman dilakukan pada bibit yang berumur 3-4
minggu, atau sudah mempunyai 3-5 helai
daun
�� Satu lubang tanam diisi satu bibit .
�� Penggalian lubang tanam dilakukan dengan
tangan atau ajir pada ukuran 4-8 × 6-10 m.
�� Memindahan secara hati-hati jangan sampai
akar/daunnya rusak.
5. Pemeliharaan
�� Penyiraman(disesuaikan dengan kebutuhan tanah)
sejak disemai sampai tumbuh dewasa air selalu
dibutuhkan
�� Penyulaman tanaman sulaman biasanya diambil
dari bibit tananam yang masih tersisa di bedeng
pembibitan
�� Penyiangan, penggemburan dan pengguludan.
Penyiangan dilakukan secara manual 2 minggu
sekali/ sesuai pertumbuhan gulma biasanya
penyiangan, penggemburan dan pengguludan
dilakukan sekaligus untuk menghemat tenaga kerja.
�� Pemberian pupuk tambahan diberikan pada saat 3
minggu setelah tanam dengan cara penaburan
dalam larikan yang lantas ditutupi tanah kembali.
Perkiraan dosis dan waktu
more: www.vitroculture.blogspot.com/

Budidaya Tanaman Lainnya:



 
Copyright 2011. vitroculture.blogspot.com . All rights reserved